Saturday, April 22, 2006

Kenapa Aku Diuji

Assalamualaikum wrth,

A friend sent me a list of verses in the Quran that explains why we go through some tribulations in life and how to go through them. These are good for solace and strengthening our faith.

Kenapa aku diuji?
"Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja
mengatakan; `kami telah beriman,' sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yg sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yg benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yg dusta." (Al-Ankabut : 2-3)

Kenapa aku tak dapat apa yg aku idam-idamkan?
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." (Al-Baqarah : 216)

Kenapa ujian seberat ini?
"Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan
kesanggupannya." (Al-Baqarah : 286)

Kecewa?
"Jgnlah kamu bersikap lemah, dan jgnlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah org2 yg paling tinggi darjatnya, jika kamu orang-orang yg beriman." (Al-Imran : 139)

Bagaimana harus aku menghadapinya?
"Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan), dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh, di medan perjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah- daerah sempadan) serta bertaqwalah kamu kepada Allah supaya, kamu berjaya (mencapai kemenangan)." (Al-Imran : 200)

"Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk." (Al-Baqarah : 45)

Apa yang aku dapat drpd semua ini?
"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min, diri, harta mereka dengan memberikan syurga utk mereka..." (At-Taubah : 111)

Kepada siapa aku berharap?
"Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain daripadaNya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal." (At-Taubah : 129)

Aku tak dapat tahan!!!
"... dan jgnlah kamu berputus asa dr rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dr rahmat Allah melainkan kaum yg kafir." (Yusuf : 12)

Sunday, April 16, 2006

Jemputan Kahwin

Pengantin Lelaki

Faiz Sahri dilahirkan di Shah Alam pada
24 Ogos 1981
Pengantin Wanita

Nur Zahirah M Sukran berasal dari Putrajaya dan dilahirkan pada 14 April 1981

Laman Perkahwinan

Doa untuk dibaca kepada dua mempelai:

Barak Allahu lakuma, wa barak 'alaykuma, wa jama'a bainakuma fi khaeer. (May Allah bless both of thee, and shower His blessings on both of thee, and gather both of thee in goodness :: lebih kurang begitulah maksudnya)

~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~

Aduhai kasih aduhai
Belaian mawaddah mendamba rahmah
Renggutan rindu menggamit kalbu
Semerbak haruman kuntuman bunga
Seindah sinaran mentari senja
Sungguh, ku rasa bahagia.

Izinkan kami berpimpin tangan
Bertautan hati dipayungi ridha Tuhan
Membina mahligai baiti jannati
Mengimpikan keharmonian hakiki
Dari kefanaan dunia
Ke satu negeri yang abadi.

Jemputan kahwin kami hulurkan
Kepada tuan puan sahabat dan taulan
Ayuh kita ikut sama raikan
Ikatan suci majlis perkahwinan.

~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~

Friday, April 14, 2006

Hari Jumaat. Melangkah ke Armory dengan hati yg keras. Imanku ibarat sine wave dan sudah lama berada pada bahagian menurun. Kenapalah susah sgt nak consistent. Dosaku sudah tak terhitung lagi banyaknya. Masihkah ada peluang untukku ya Allah? Aku takut untuk kembali kepadaMu kerana bimbang akan alpa lagi pada masa akan datang. Aku takut untuk bertaubat padaMu kerana bimbang akan ingkar lagi. Tidak kecil dosaku ya Allah. Malu.

Kisah Nabi Ayyub:
Syeikh Abdul Kadir Elmi berkhutbah. Aku amati kata-katanya satu persatu. Para nabi-nabi telah diuji oleh Allah dengan ujian yg sgt hebat yg tidak akan dpt ditanggung oleh saya dan kamu.
Nabi Ayyub mempunyai kekayaan yg banyak, anak lelaki seramai sepuluh org yg melambangkan kekuatan. Isteri-isteri yg ramai. Aku cuba bayangkan aku berada di tempat Nabi Ayyub. Kemudian dalam sekelip mata Allah tarik semuanya sehingga yg tinggal hanyalah bibir yg boleh berzikir serta seorang isteri yg setia menanti. Lalat mengerumuni badan yg berbau busuk. Tiada org yg mampu mendekati. Aku takjub. Bukan aku tak pernah dengar cerita ini, malah sudak berkali-kali. Namun bila aku dengar pada hari ini, aku tersentuh. Kalaulah aku berada pada situasi itu, pasti sudah gila aku dibuatnya. Pasti pujian kepada Allah bertukar menjadi sumpah seranah. Kemudian berterusan pula ujian ini bertahun-tahun lamanya. Bayangkan dengan lalat yg menerumuni pada setiap waktu. Bau busuk yg menusuk hidung setiap waktu. Hanya mampu berzikir sahaja. Kesakitan yg amat. Tp hati tetap tidak goyah. Pengharapan tidak pernah putus. Bersyukur kepada Allah, kerana masih dikurniakan hati yg bersyukur, lidah yg boleh berzikir serta badan yg sabar menghadapi ujianNya.

Kisah Nabi Sulaiman:
Kemudian ada pula yang diuji dengan kuasa. Jin, manusia dan haiwan semua tunduk kepadanya. Kekuasaannya tidak dapat ditandingi oleh mana-mana manusia. Aku bayangkan pula berada di dalam situasi ini. Aku hampir pasti akan menjadi lalai, bongkak dan sombong. Malah akan sikit sekali ingat pada Allah. Jangankan kata kuasa sebesar itu. Dengan hanya mempunyai sebijik laptop pon aku dah boleh lalai.

Wahai Allah, janganlah aku diuji dengan sesuatu yg tak mampu aku hadapi. Lembutkanlah hatiku untuk menerima cahaya hidayahMu. Wahai Allah, kurniakanlah ketenangan untukku menerima perkara yang tak boleh diubah, kekuatan untuk mengubah perkara yg boleh diubah dan kebijaksanaan untuk membezakan antara keduanya.

Tuesday, April 11, 2006

Bus station

Performing your solah on time is like boarding the bus on time.If you late you will 'arrive' late at your destination..your final destination

I look at my watch.The time is just after six in evening. It has been raining for almost three hours. The car is wet,the pavement is wet the bus is wet..everything is wet.I have to run quickly so that I will be able to catch up my bus on time. In fact if I late I might not be able to make it. Judging from the time, I pretty sure that the bus station is already crowded by now. Oh Allah please I miss my home a lots. I cannot stand to wait for another bus to come..

Performing solah in the first saf is like securing your seat in the bus

alhamdullilah..I finally arrive at the bus station. Actually there are not so many people there. I quickly go to spot where the bus will most probably stop there. I just want to make sure I will be the first one to go inside the bus. Some people follow me. We make a line

Seek the shelter of Allah during the day of Judgement where there is no shelter beside Him. The shelter is your amal..
Remember the seven group who get the shelter of Allah

Speard out over the bus station are the large number of people who also waiting for their bus. I can see weary face sitting on the benches available in the station. I really feel sorry for those who have no space to squeeze in. Some use umbrella..some wear raincoat and unfortunately some just have to use newspaper. I really feel lucky to have a spot in the bus station.I think everyone is preoccupied with going home, away from this wetness and crowd. I start to see a group of my friends and some familiar faces. However we don't talk to much. Some of us try to crack jokes and exhange opinion of the weather. Nobody really laugh though..

A day when a father wants to exchange his son,his wife and wealth..

A day when you are on your own

The day where the waiting itself is a punishment..

Suddenly from far away I can see the accursed yellow bus that we have been waiting for arrives. It stops just a few feet from where I stand. All the people around me alert. They start to push the crowd. I can see one mother with a small child tries to find her way to the bus. Unfortunately she cannot make it. By now the bus station is overcrowded by jostling people all trying to go inside the bus.

"Dik tulung la kakak dik...akak kene sampai rumah awal ni tulung la dik.." the mother cries for help but to no avail. I really feel sad for the mother but I know everyone seems to care less to anyone. Everyone just wants to go home.

Alhamdullilah I am one of the first person to go inside the bus. I quickly go to the seat available. I sit down and at the back and breath a sigh of relief. In short the bus is full up. The conductor patiently has to prevent more people to come from broarding the bus.

" Dah dah cukup..wei budak budak korang jangan lari karang jatuh..okie Ah Seng Jalan" shouted the conducter and the bus move off slowly.

Praying in congregation is like going to one point to one point by bus.If you pray alone you have to walk to your destination..

In the day of Judgement we cannot walk alone. We need someone to guide us in the darkness of the day. Someone who know it well and has the light to see thru it. Muhammad saw..is our guidance

As the bus move slowly I can see the waiting passengers in the bus station and wonder when they will get home. It almost 'dark' now and the rain seems to get even heavier than before. Well at least I am going home. But still the traffic is too heavy far ahead so we inch along. I look at the dark cloud and put my hand out of the window to catch some raindrops. It is cold. I start to miss the warm bathing for me at home. I miss my home...

every journey requires provision..so be piety be your provision in the journey to the hereafter

p/s utk diri sendiri